![]() |
| Masjid Namira Lamongan / Pic by Kompas |
Masjid Namira Lamongan - Nama Masjid Namira
mungkin akhir-akhir ini sering kita dengar dan kita liat di berbagai media
sosial. Majid Namira ini terletak di
Jalan Raya Mantuup, Lamongan Km 5 atau tepatnya di desa Jotosanur,
Kecamatan Tikung, Lamongan.
Masjid Namira memiliki
design khas yang berbeda dengan masjid yang lain. Dinding masjid yang sebagian
besar dikelilingi dengan kaca . Masjid ini juga memiliki ruangan yang sangat
lebar karena tidak ada tiang penyangga di tengah. Tak hanya itu, terdapat sebah
kiswah berukuran besar yang sengaja didatangkan dari masjidil haram. Kiswah
tersebut berdiri kokoh dilindungi kaca di bagian depan mihrab imam. Terdapat
pula kiswah-kiswah berukuran kecil yang dipajang di sekeliling area masjid,
menambah ketakjuban.
Menariknya lagi,
masyarakat dan jamaah juga bisa mencium wewangian khas Tanah Suci Mekkah. Lalu
masjid ini juga memiliki karpet empuk yang membuat kita seakan berada di
Roudhoh Madinah atau rumah Rasulullah SAW.
Tidak hanya arsitektur
bangunan masjid saja yang disamakan, tata letak tempat wudhu juga dibangun
dengan nuansa khas Masjidil Haram dan Madina. Masjid Namira pun sengaja
dibangun seperti di Arab Saudi masyarakat yang belum berkesempatan datang ke
tanah suci atau rindu dengan suasana Masjidil Haram bisa merasakan nuansa itu
di masjid ini.
Setelah berkunjung ke
masjid Namira, pengunjung atau masyarakat juga bisa berwisata religi di
Indonesian Islamic Art Museum, yang lokasinya juga tidak jauh dari masjid
Namira. Indonesian Islamic Art Museum terletak di kompleks Wisata Bahari
Lamongan, Jl. Raya Paciran (Ex. Tanjung Kodok)
Indonesian Islamic Art Museum, Wisata Religi yang Dekat dengan Masjid Namira
![]() |
| Indonesian Islamic Art Museum Wisata Bahari Lamongan |
Indonesian Islamic Art
merupakan museum Islam pertama di Indonesia yang memiliki koleksi benda-benda
bersejarah terlengkap dimulai dari peninggalan kerajaan Islam Turki Ottoman,
Mugal India, China dan berbagai kesultanan Islam di Indonesia.
Indonesian Islamic Art
Museum memiliki tiga zona utama, yaitu Auido Visual Room yang menyajikan film
animasi sejarah Islam, Galery Kolek, dan Diorama Room yang memiliki banyak area
photo spot yang keren.
Indonesian Islamic Art
Museum juga merupakan satu-satunya museum di Indonesia yang sudah berbasis
Teknologi Informasi bernama Augmented Reality, yang dapat di unduh para
pengunjung melalui playstore. Dengan mendownlad aplikasi Augemnted Reality
Indonesian Islamic Art Museum, pengunjung bisa melihat gambar-gambar yang
tertempel di dinding museum menjadi 3 Dimensi.
Sementara itu, harga
tiket Indonesian Islamic Art Museum adalah 10.000 ribu ketika weekday, dan
15.000 ketika weekend. Museum buka mulai pukul 08:00 sampai 17:00 WIB.


